fe(M)ale Chapter I & II
03/02/2009 at 06:21 2 comments
PELANGI PAGI DIHATI YANG CERAH
(Mellysaa)
“Papa…nanti jadi kan datang ke sekolah Kaka ?” Rakka teriak-teriak dari ujung kamarnya sambil membetulkan dasi seragam sekolahnya. Mas Dekha hanya mengangguk karena mulutnya penuh dengan roti, sarapan yang aku buat pagi itu. Terpaksa aku yang buka mulut “Tenang sayang, kalau Papa nggak bisa datang nanti ibu yang datang ke sekolah kamu”. Yup, memang aneh kedengarannya, tapi itulah Rakka, dia nggak mau manggil aku dengan sebutan Mama, padahal sama Mas Dekha dia manggil Papa. Aku sendiri nggak tahu apa alasannya. Pernah suatu hari dia bilang “Aku lebih enak panggil Ibu aja daripada Mama”. Aku sih oke-oke aja Rakka manggil aku apa, yang penting dia ngakuin kalau aku ini wanita yang melahirkan dia. Setelah sarapan, Mas Dekha nyamperin Rakka dan pamitan pergi ke kantor, lalu dia mencium keningku “Dear…aku pergi dulu ya. Titip Rakka ya, aku bener-bener lagi buru-buru nih soalnya ada meeting pagi ini, takutnya kesiangan. Klien ku yang satu ini orang Jepang, tau sendiri kan orang jepang disiplinnya seperti apa. Mudah-mudahan nanti aku bisa ke sekolahnya Rakka, tapi kalau pun aku nggak bisa, kamu nggak keberatan kan ngegantiin aku datang ke sekolahnya Rakka?”. Aku membalas kecupan manis di keningnya “ok beib, hati-hati ya. Mudah-mudahan meetingnya sukses. Love you !!” Mas Dekha mengelus kepala ku dan melambaikan tangan ke Rakka, “Bye Rakka…!!”. Mas Dekha pun berangkat ke kantor.
Biip..biip..
Aku meraih HP ku yang tergeletak di meja
Dear,doakan saya biar bisa jadi suami dan Papa yang baik buat kamu, Rakka dan Rhai. ML U
From : My ^PRINCE^ Charming
Sent : 19 March 2008
06:15:17
Itulah Mas Dekha, selama 8 tahun kita menikah setiap beberapa menit berangkat dari rumah pasti ada sms yang isinya seperti itu, dengan kata-kata yang sama pula. Tapi aku sangat senang walaupun setiap hari kata-katanya sama. Dan aku pun pasti membalas dengan kata-kata yang sama setiap mendapat sms seperti itu dari Mas Dekha.
Selalu aQu doain beib. aQu, Rakka dan Rhai bangga punya kamu. ML U more..!!
Originally sent : 19 March 2008
06:17:01
Recipient(s) : My ^PRINCE^ Charming
Eits…jangan berpikir yang aneh-aneh dulu. Maksud “ML U” di sms itu bukan karena dia ngajakin ML. ML disana singkatan dari Miss You and Love You, kata Mas Dekha sih itu singkatan lucu-lucuan aja. Tentu aja yang ngerti cuma kita berdua.
“Aduh anak bunda udah cantik banget. Mau sekolah ya sayang ?” senyuman dan anggukan kecil anak kedua ku sangat menggemaskan, Rhai sudah rapih dengan seragam TK nya. Rhai sudah kelihatan mandiri setelah dia masuk TK, dia sudah tidak mau dimandikan oleh suster maupun aku. Katanya dia sudah bisa mandi sendiri. “Bua, aku lapal” Rhai memegang perutnya dan tetap dengan senyuman menggemaskan itu. Rhai manggil aku bunda, tapi karena dia cadel maka kata bunda itu berubah dengan bua. Aku tidak keberatan Rhai manggil aku bunda atau bua seperti aku tidak keberatan Rakka manggil aku Ibu. Seperti yang sudah aku bilang, yang penting anak-anak ku mengakui kalau aku adalah wanita yang melahirkan mereka.
Setelah Rhai menghabiskan sarapannya, aku mengantarkan Rakka dan Rhai ke sekolahnya masing-masing. Aku sangat sayang Rakka, Rhai, dan Mas dekha. Aku bahagia dengan kehidupanku saat ini, menjadi ibu rumah tangga yang mempunyai dua orang anak yang lucu dan pintar, tentu dengan suami yang setia. Mudah-mudahan.
***
RETHA DAN TEMANNYA
(Dekha)
Pertemuan saya dengan wanita pada siang hari itu sangat berkesan. Teman saya yang memperkenalkan saya dengan wanita itu. Wanita itu begitu indah, cantik paras dan tutur katanya, anggun terkesan seperti wanita bangsawan. Begitu ngobrol dengannya saya tahu kalau dia adalah wanita yang cerdas dan mempunyai inner beauty yang begitu khas. Ah, mungkin saya sedang mengalami apa yang banyak orang-orang bilang, love at the first sight. Oke, mungkin kedengarannya sangat dramatis dan begitu kuno. Tapi saya sedang mangalaminya. Sungguh, saya kagum dengan wanita yang sedang aku ceritakan ini.
Pada pagi harinya saya bertemu dengan Retha teman saya sewaktu duduk di bangku SMA. Retha bertanya pada saya, apakah saya sudah mempunyai istri. Pertanyaan standar ketika bertemu dengan teman lama. Saya pun menggeleng mendengar pertanyaan Retha dan saya pun iseng menggoda dia agar mengenalkan temannya, mungkin ada yang cocok untuk saya jadikan istri. Maklum, umur saya sudah 27 tahun, bukan waktunya untuk pacaran, yang saya cari saat ini adalah sesosok wanita yang bisa saya jadikan istri.
Restoran jepang cepat saji siang itu penuh dengan banyak orang. Mungkin karena ini jam makan siang. Jadi orang-orang yang sibuk dengan pekerjaannya memilih restoran ini sebagai tempat makan siangnya, karena mereka tidak cukup banyak waktu maka dipilihlah restoran jepang cepat saji ini. Begitupun dengan saya, kebetulan restoran jepang ini cukup dekat dengan kantor saya, dan Retha pun tidak keberatan saya ajak makan siang di restoran jepang ini, tentunya dengan teman yang akan Retha kenalkan kepada saya.
Cukup dengan 5 menit menunggu Retha dan temannya, tak lama mereka pun datang. “Kha, sorry ya lo jadi nunggu gini. Abisnya tadi susah parkir di depan. Penuh banget !!” Retha kelihatan capek dan berkeringat, dia dan temannya pun duduk di depan saya. Tidak lupa Retha pun memperkenalkan temannya kepada saya. Sungguh, saya baru melihat wanita secantik dia. Bukan, bukan karena saya gombal tapi ini kenyataan. Wanita dihadapan saya adalah makhluk Tuhan yang begitu indah yang pernah saya lihat.
Mungkinkah ? Mungkinkah saya jatuh cinta pada pandangan pertama ? Entahlah, yang pasti wanita ini cukup membuat saya terpana. Sepertinya dia bukan tipe wanita yang asal ngomong. Ketika dia berbicara, seakan-akan kata-kata yang keluar dari mulutnya sudah disusun rapih dalam otak. Otak yang cerdas dan inner beauty yang khas. Tidak tahu mengapa, saya yakin kalau wanita ini adalah wanita yang saya cari untuk dijadikan istri. Retha pun tersenyum seakan tahu apa yang saya pikirkan saat ini.
Biip..biip..
Cieeee,,,kaya’nya lo naksir nih ma temen gw…!! dia cocok kok ma lo. Oh ya, satu hal lg, dia blm pny pacar lho and lg nyari calon suami. Ayo donk lbh agresif lg,heheh… good luck fren !!
From : Retha
Sent : 07 Feb 2000
12:47:10
Sms Retha yang tiba-tiba cukup membuat saya kaget dan mengganggu konsentrasi obrolan saya dengan temannya.
Mudah2an deh tha dia mau sama saya. Kayaknya saya udh nemu calon istri yang pas. Ngomong2, km ngapain pk sms2 sgala sih ? bikin kaget aja.
Originally sent : 07 Feb 2000
12:50:21
Recipient(s) : Retha
Iseng aja, lagian kalo gw omongin langsung, pasti lo nya malu. Iya kan ? heheh..
From : Retha
Sent : 07 Feb 2000
12:53:58
Benar juga apa yang dikatakan Retha, saya pasti malu kalau Retha ngomongin hal itu langsung. Tapi sms Retha sungguh menyenangkan hati begitu saya tahu kalau temannya ini belum punya pacar dan sedang mencari calon suami. Sepertinya Retha memberi kesempatan saya lebih dekat dengan temannya. Sesudah makan siang Retha pun pamit duluan masuk kantornya, katanya ada meeting sebentar lagi dan tidak bisa mengantarkan temannya pulang. Saya pun tidak keberatan mengantar temannya pulang, toh rumahnya lumayan dekat dengan kantor saya. Jadi setelah saya mengantarkan dia pulang, saya bisa cepat masuk kantor lagi.
Banyak hal yang saya obrolkan dengan dia, mulai dari obrolan berita-berita yang sedang hangat diperbincangkan sampai obrolan pribadi. Ternyata dia memang sedang mencari calon suami, karena Ibu nya sudah tua dan ingin cepat-cepat menggendong cucu. Mungkin dia menginginkan Ibu nya bahagia. Ya, siapa yang tidak mau melihat Ibu yang melahirkan kita bahagia.
Hanya 6 bulan saya melakukan pendekatan, tidak lama dari itu kami pun menikah. Saya harus banyak berterimakasih pada Retha, mungkin tanpa jalan dia mengenalkan saya pada temannya, saya tidak akan sebahagia ini.
Mellysaa namanya, wanita yang menghidupkan kehidupan saya. Wanita penambah semangat dikala semua terasa lemah. Wanita terindah yang pernah saya miliki.
Saya berharap kebahagiaan ini tidak akan pernah padam sampai kapanpun. Amin.
***
Entry filed under: novel en cerpen. Tags: .


1.
rapyon van persie | 06/02/2009 at 13:09
baiklah..
ayo kita saling bertukar link blog
salam kenal juga ..:)
2.
raara~chan!! | 17/04/2009 at 10:49
wah..
bikin cerita juga ya?
aku punya blog ttg cerita karanganku loh (walaupun jelek,hehe)
http://kocokperut~rapyon.blogspot.com
kunjungi juga ya