pembokat lemot..

sumpah baru kali ini gw punya pembokat super lemot abeeeeessss…

disuruh beli maranggi,,malah beli sate..

disuruh beli pulsa m3,,ngasih nomer yg XL…

disuruh masak pake garem,,eh malah pake gula,,lu Qra mw bikin kolak apah??

pussssiiiiiiiiiiiiiiiing!!

11/06/2009 at 05:46 2 comments

update ajah..

kabar gw rada membusuk..

ga ada teman,,

ga ada kawan,,

errrrr,,lieur lah pokona mah!!

25/03/2009 at 08:05 Leave a comment

fe(M)ale Chapter III

HMM..MENJADI WANITA ITU INDAH
(Mellysaa)

Sepulang mengantarkan Rakka dan Rhai ke sekolah, aku menyempatkan belanja bulanan ke salah satu supermarket yang terletak di daerah dago. Belanja kali ini lumayan banyak, maklum ibu rumah tangga, yang dipikirkan kan gak hanya kebutuhan rumah aja tapi juga harus memikirkan apa yang dibutuhkan anak-anak dan suami tercintaku.
What?? Gak salah liat kan aku?? Perasaan aku pernah liat cewek itu deh. Tapi dimana ya?? Hmm..sepertinya daya ingat aku mesti di service lagi nih, sering banget inget wajah tapi gak inget nama. Ya sudah lah, daripada aku terus mikirin siapa itu cewek mending belanja lagi. Masih banyak yang belum aku beli dari list belanjaan.
Duh..ngantri banget nih di kassa. Mana aku kebagian paling belakang. Biar gak bosen nungguin antrian, kayaknya aku mesti ngecek kembali barang-barang belanjaan. Susu sudah, kopi sudah, sabun mandi sudah, aku rasa semuanya sudah. Bentar lagi nih aku kebagian bayar, tapi…perasaan ada yang ketinggalan deh. Tunggu, ya ampuuuun…cemilan kesukaan Rhai belum aku beli. Waduh gimana nih ?? Mana cemilan itu cuma ada di supermarket ini lagi, udah gitu kalo aku gak beli nanti Rhai bakal ngambek sama aku. Rhai kalo sudah marah suka gak mau makan, kan gawat kalo Rhai gak mau makan. Tapi…kalo aku balik lagi ke rak cemilan , nanti aku kebagian ngantri paling belakang lagi. Ya ampun..kok aku jadi pikun gini??
Demi Rhai kayaknya aku harus balik lagi ke rak cemilan, mudah-mudahan pas aku balik lagi gak ngantri panjang kayak gini. Dan mudah-mudahan sempet ke sekolah nya Rakka.

Biip..biip..

Dear..kayaknya saya gak bisa ke sekolahnya Rakka b’coz meetingnya blm beres. Kalaupun saya nyempetin datang, bakalan tlat jg soalnya jarak dr tempat meeting ke sekolah Rakka lumayan jauh. Km skrng dmn?? Bs kan gantiin saya ke sekolahnya Rakka??
From : My ^PRINCE^ Charming
Sent : 19 March 2008
09:40:03

Tuh kan, mas dekha gak bisa ke sekolah Rakka, keburu gak ya aku ke sekolahnya Rakka. Mudah-mudahan keburu soalnya msih ada waktu 10 menit, sekolahnya Rakka gak terlalu jauh dari sini. Aku harus buru-buru nih bawa cemilan Rhai di rak itu.
Kok gak ada rasa keju ya?? Kalo rasa jagung bakar Rhai kurang begitu suka. Oh ini dia rasa keju, ke kassa mesti cepet nih, ntar ngantri panjang lagi kayak tadi.
Gddbraaaakk….
“Ups sorry teh…sayah nggak sengaja”
“Oh yaudah ga pa pa kok!”
Kayaknya aku beneran tau deh logat sunda cewek yang nyenggol aku tadi itu. Tapi dimana ya aku pernah kenal cewek itu?? Ah udahlah..aku mesti ke kassa.
“Semuanya 758.000 bu”
“Ok, ini mba”
“Kembaliannya 42.000. Karena ibu belanja lebih dari 500.000, maka ibu berhak mendapatkan voucher belanja di Toko Berlian Indah. Ini vouchernya, selamat datang kembali ibu”.
“Oh iya, makasih mba”
Aha…sekarang aku tahu, nama cewek itu Indah…

Oke deh beib, aQu berangkat sekarang k skolah Rakka. Miss u,,,
Originally sent : 19 March 2008
09:55:54
Recipient(s) : My ^PRINCE^ Charming

Duh…lima menit lagi nih. Keburu gak ya ??

***

15/02/2009 at 22:51 Leave a comment

fe(M)ale Chapter I & II

PELANGI PAGI DIHATI YANG CERAH
(Mellysaa)

“Papa…nanti jadi kan datang ke sekolah Kaka ?” Rakka teriak-teriak dari ujung kamarnya sambil membetulkan dasi seragam sekolahnya. Mas Dekha hanya mengangguk karena mulutnya penuh dengan roti, sarapan yang aku buat pagi itu. Terpaksa aku yang buka mulut “Tenang sayang, kalau Papa nggak bisa datang nanti ibu yang datang ke sekolah kamu”. Yup, memang aneh kedengarannya, tapi itulah Rakka, dia nggak mau manggil aku dengan sebutan Mama, padahal sama Mas Dekha dia manggil Papa. Aku sendiri nggak tahu apa alasannya. Pernah suatu hari dia bilang “Aku lebih enak panggil Ibu aja daripada Mama”. Aku sih oke-oke aja Rakka manggil aku apa, yang penting dia ngakuin kalau aku ini wanita yang melahirkan dia. Setelah sarapan, Mas Dekha nyamperin Rakka dan pamitan pergi ke kantor, lalu dia mencium keningku “Dear…aku pergi dulu ya. Titip Rakka ya, aku bener-bener lagi buru-buru nih soalnya ada meeting pagi ini, takutnya kesiangan. Klien ku yang satu ini orang Jepang, tau sendiri kan orang jepang disiplinnya seperti apa. Mudah-mudahan nanti aku bisa ke sekolahnya Rakka, tapi kalau pun aku nggak bisa, kamu nggak keberatan kan ngegantiin aku datang ke sekolahnya Rakka?”. Aku membalas kecupan manis di keningnya “ok beib, hati-hati ya. Mudah-mudahan meetingnya sukses. Love you !!” Mas Dekha mengelus kepala ku dan melambaikan tangan ke Rakka, “Bye Rakka…!!”. Mas Dekha pun berangkat ke kantor.
Biip..biip..

Aku meraih HP ku yang tergeletak di meja

Dear,doakan saya biar bisa jadi suami dan Papa yang baik buat kamu, Rakka dan Rhai. ML U 
From : My ^PRINCE^ Charming
Sent : 19 March 2008
06:15:17

Itulah Mas Dekha, selama 8 tahun kita menikah setiap beberapa menit berangkat dari rumah pasti ada sms yang isinya seperti itu, dengan kata-kata yang sama pula. Tapi aku sangat senang walaupun setiap hari kata-katanya sama. Dan aku pun pasti membalas dengan kata-kata yang sama setiap mendapat sms seperti itu dari Mas Dekha.

Selalu aQu doain beib. aQu, Rakka dan Rhai bangga punya kamu. ML U more..!! 
Originally sent : 19 March 2008
06:17:01
Recipient(s) : My ^PRINCE^ Charming

Eits…jangan berpikir yang aneh-aneh dulu. Maksud “ML U” di sms itu bukan karena dia ngajakin ML. ML disana singkatan dari Miss You and Love You, kata Mas Dekha sih itu singkatan lucu-lucuan aja. Tentu aja yang ngerti cuma kita berdua.
“Aduh anak bunda udah cantik banget. Mau sekolah ya sayang ?” senyuman dan anggukan kecil anak kedua ku sangat menggemaskan, Rhai sudah rapih dengan seragam TK nya. Rhai sudah kelihatan mandiri setelah dia masuk TK, dia sudah tidak mau dimandikan oleh suster maupun aku. Katanya dia sudah bisa mandi sendiri. “Bua, aku lapal” Rhai memegang perutnya dan tetap dengan senyuman menggemaskan itu. Rhai manggil aku bunda, tapi karena dia cadel maka kata bunda itu berubah dengan bua. Aku tidak keberatan Rhai manggil aku bunda atau bua seperti aku tidak keberatan Rakka manggil aku Ibu. Seperti yang sudah aku bilang, yang penting anak-anak ku mengakui kalau aku adalah wanita yang melahirkan mereka.
Setelah Rhai menghabiskan sarapannya, aku mengantarkan Rakka dan Rhai ke sekolahnya masing-masing. Aku sangat sayang Rakka, Rhai, dan Mas dekha. Aku bahagia dengan kehidupanku saat ini, menjadi ibu rumah tangga yang mempunyai dua orang anak yang lucu dan pintar, tentu dengan suami yang setia. Mudah-mudahan.
***

RETHA DAN TEMANNYA
(Dekha)

Pertemuan saya dengan wanita pada siang hari itu sangat berkesan. Teman saya yang memperkenalkan saya dengan wanita itu. Wanita itu begitu indah, cantik paras dan tutur katanya, anggun terkesan seperti wanita bangsawan. Begitu ngobrol dengannya saya tahu kalau dia adalah wanita yang cerdas dan mempunyai inner beauty yang begitu khas. Ah, mungkin saya sedang mengalami apa yang banyak orang-orang bilang, love at the first sight. Oke, mungkin kedengarannya sangat dramatis dan begitu kuno. Tapi saya sedang mangalaminya. Sungguh, saya kagum dengan wanita yang sedang aku ceritakan ini.
Pada pagi harinya saya bertemu dengan Retha teman saya sewaktu duduk di bangku SMA. Retha bertanya pada saya, apakah saya sudah mempunyai istri. Pertanyaan standar ketika bertemu dengan teman lama. Saya pun menggeleng mendengar pertanyaan Retha dan saya pun iseng menggoda dia agar mengenalkan temannya, mungkin ada yang cocok untuk saya jadikan istri. Maklum, umur saya sudah 27 tahun, bukan waktunya untuk pacaran, yang saya cari saat ini adalah sesosok wanita yang bisa saya jadikan istri.
Restoran jepang cepat saji siang itu penuh dengan banyak orang. Mungkin karena ini jam makan siang. Jadi orang-orang yang sibuk dengan pekerjaannya memilih restoran ini sebagai tempat makan siangnya, karena mereka tidak cukup banyak waktu maka dipilihlah restoran jepang cepat saji ini. Begitupun dengan saya, kebetulan restoran jepang ini cukup dekat dengan kantor saya, dan Retha pun tidak keberatan saya ajak makan siang di restoran jepang ini, tentunya dengan teman yang akan Retha kenalkan kepada saya.
Cukup dengan 5 menit menunggu Retha dan temannya, tak lama mereka pun datang. “Kha, sorry ya lo jadi nunggu gini. Abisnya tadi susah parkir di depan. Penuh banget !!” Retha kelihatan capek dan berkeringat, dia dan temannya pun duduk di depan saya. Tidak lupa Retha pun memperkenalkan temannya kepada saya. Sungguh, saya baru melihat wanita secantik dia. Bukan, bukan karena saya gombal tapi ini kenyataan. Wanita dihadapan saya adalah makhluk Tuhan yang begitu indah yang pernah saya lihat.
Mungkinkah ? Mungkinkah saya jatuh cinta pada pandangan pertama ? Entahlah, yang pasti wanita ini cukup membuat saya terpana. Sepertinya dia bukan tipe wanita yang asal ngomong. Ketika dia berbicara, seakan-akan kata-kata yang keluar dari mulutnya sudah disusun rapih dalam otak. Otak yang cerdas dan inner beauty yang khas. Tidak tahu mengapa, saya yakin kalau wanita ini adalah wanita yang saya cari untuk dijadikan istri. Retha pun tersenyum seakan tahu apa yang saya pikirkan saat ini.

Biip..biip..

Cieeee,,,kaya’nya lo naksir nih ma temen gw…!! dia cocok kok ma lo. Oh ya, satu hal lg, dia blm pny pacar lho and lg nyari calon suami. Ayo donk lbh agresif lg,heheh… good luck fren !!
From : Retha
Sent : 07 Feb 2000
12:47:10

Sms Retha yang tiba-tiba cukup membuat saya kaget dan mengganggu konsentrasi obrolan saya dengan temannya.

Mudah2an deh tha dia mau sama saya. Kayaknya saya udh nemu calon istri yang pas. Ngomong2, km ngapain pk sms2 sgala sih ? bikin kaget aja.
Originally sent : 07 Feb 2000
12:50:21
Recipient(s) : Retha

Iseng aja, lagian kalo gw omongin langsung, pasti lo nya malu. Iya kan ? heheh..
From : Retha
Sent : 07 Feb 2000
12:53:58

Benar juga apa yang dikatakan Retha, saya pasti malu kalau Retha ngomongin hal itu langsung. Tapi sms Retha sungguh menyenangkan hati begitu saya tahu kalau temannya ini belum punya pacar dan sedang mencari calon suami. Sepertinya Retha memberi kesempatan saya lebih dekat dengan temannya. Sesudah makan siang Retha pun pamit duluan masuk kantornya, katanya ada meeting sebentar lagi dan tidak bisa mengantarkan temannya pulang. Saya pun tidak keberatan mengantar temannya pulang, toh rumahnya lumayan dekat dengan kantor saya. Jadi setelah saya mengantarkan dia pulang, saya bisa cepat masuk kantor lagi.
Banyak hal yang saya obrolkan dengan dia, mulai dari obrolan berita-berita yang sedang hangat diperbincangkan sampai obrolan pribadi. Ternyata dia memang sedang mencari calon suami, karena Ibu nya sudah tua dan ingin cepat-cepat menggendong cucu. Mungkin dia menginginkan Ibu nya bahagia. Ya, siapa yang tidak mau melihat Ibu yang melahirkan kita bahagia.
Hanya 6 bulan saya melakukan pendekatan, tidak lama dari itu kami pun menikah. Saya harus banyak berterimakasih pada Retha, mungkin tanpa jalan dia mengenalkan saya pada temannya, saya tidak akan sebahagia ini.
Mellysaa namanya, wanita yang menghidupkan kehidupan saya. Wanita penambah semangat dikala semua terasa lemah. Wanita terindah yang pernah saya miliki.
Saya berharap kebahagiaan ini tidak akan pernah padam sampai kapanpun. Amin.

***

03/02/2009 at 06:21 2 comments

(Audy m0de • 0n) → menangis semalam a.k.a ceurik sapeuting jeput

nih yg bQn mlm ni gw ga bs tdr n cry bitterly:

▪sms dr juplak bwt mamah :
“ [MOTIVASI AA UNTUK MAMAH YG TERSAYANG] Mah…aa bangga punya ibu sprti mamah, mamah bgtu kuat, tbah dan sabar menghadapi problem yg sgt brat ini. Kalau org biasa yg menghadapi problem psti dy sudah nggak kuat, tp mamah bgtu sbar bgt! Mah, ingatlah surat al insyirah, FAIDZA FARAGTA FANSHAB, WAILA RABBIKA FARGHAB “sesungguhnya setelah kesusahan itu pasti ada kmudahan” , mah mungkin persidangan itu adalah jlan yg trbaik yg Allah brikan kpd kita, jadi hadapi aja persidangan itu dgn hati yg lapang dan ikhlas. Biarkan saja org2 mledek mamah, tp ingat mah Allah akan mmbntu mamah dan memberi ganjaran yg stimpal pda org2 yg meledek mamah.Smoga mamah slalu ada d jlan Allah serta mamah nanti dberi kemudahan yg sesungguhnya oleh Allah baik di dunia maupun akhirat,amin.. “

▪sms dr papah bwt gw+juplak :
“ Jam 00 ini tgl 1 peb papih genap berusia 47 th,neng srg aa didu’a keun ku pap sing shaleh mdh2an dijanten ptra/i nu taat ka agama srg bhakti ka sepuh,di sehatkeun,diageungkeun milik rejeki,digampilkeun dina nuntut ilmu sing janten jalmi nu berguna kanggo agama sareng bangsa,sing nyaah ka tatangga sasama jg dulur dulur.amin.hampura papah can bisa ngadidik bnr hidep duaan,mdh2an hidep duaan janten jalmi nu salamet dunia akherat.amin “

Ya Rabb,,bahagiakanlah Mamah,Papah,Zulfa Qu..sem0ga Qta tetap di jalan-Mu Ya Rabb Maha Pemberi Jalan..

01/02/2009 at 04:47 2 comments

the great of gift

hari ini papah ultah.tp kal0 ngasih ucapan selamat ultah,papah sk marah2.kt papah di islam ga ada yg namanya ultah,apalagi pk ngucap2in sgala+tiup lilin.milad itu ckup dgn b’doa,ga usah di rayain cuz umur Qta bkn b’tambah tp b’kurang.

gw ga bs ngasih kad0 apa2 bwt papah.tp papah udah pny kado t’indah dr dirinya sendiri utk dirinya sendiri.kadonya adalah papah lulus jd sarjana hukum dgn nilai yg memuaskan tnp hrs revisi.keren kan?
tp kado t’buruknya adalah tgl 5 nanti.mdh2an smwah’y baek2 ajah ya pap?

ya ampuuuun udah februari lagi?oh n0o0o0..Noli Me Tangere,februari!

01/02/2009 at 04:45 Leave a comment

saturday ‘DAMN’ nite,,

kenapa yah abis nangis suka jd ngantuk?
pdahal kan mata Qta kluar air,air itu biasanya nyegerin,tp Qo malah bQn ngantiuk?

h0ahmmmm..ngantiuk niy abis nangis.. (T.T)
pngen di sayang sama ortu,Qo jd ky gni yah?
nasip..nasip..tw ky gni gw lbh milih ga pernah di lahirin aja deh.cape ternyata ngejalanin hidup ky gni terus teh..

this is a saturday ‘DAMN’ nite..
smuanya tampak buruk,,apalagi sekarang dpn gw ada fotonya mamah+papah..huuuffftt sangat sangat sangat bikin gw pengen m’hilang dr dunia ini utk sesaat..

01/02/2009 at 04:43 Leave a comment

Older Posts


calendar

Facebook

Weediaa Adithia's Facebook profile

Categories

Recent Posts